<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Abdullah Miftah Faridl</title>
	<atom:link href="http://faridl.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://faridl.web.id</link>
	<description>&#34; learn to make life better, more colorful and meaningful &#34;</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Aug 2011 00:16:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Detik Kelahiran Pramuka</title>
		<link>http://faridl.web.id/2009/12/detik-kelahiran-pramuka/</link>
		<comments>http://faridl.web.id/2009/12/detik-kelahiran-pramuka/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 23:28:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>f4121dl</dc:creator>
				<category><![CDATA[Organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pramuka]]></category>
		<category><![CDATA[Baden Powell]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faridl.web.id/?p=131</guid>
		<description><![CDATA[Latar Belakang Lahirnya Gerakan Pramuka Gerakan Pramuka lahir pada tahun 1961, jadi kalau akan menyimak latar belakang lahirnya Gerakan Pramuka, orang perlu mengkaji keadaan, kejadian dan peristiwa pada sekitar tahun 1960. Dari ungkapan yang telah dipaparkan di depan kita lihat &#8230; <a href="http://faridl.web.id/2009/12/detik-kelahiran-pramuka/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://faridl.web.id/wp-content/uploads/2011/06/baden-powell-234x300.png"><img class="alignright size-full wp-image-132" title="baden-powell-234x300" src="http://faridl.web.id/wp-content/uploads/2011/06/baden-powell-234x300.png" alt="" width="234" height="300" /></a>Latar Belakang Lahirnya Gerakan Pramuka</p>
<p>Gerakan Pramuka lahir pada tahun 1961, jadi kalau akan menyimak latar belakang lahirnya Gerakan Pramuka, orang perlu mengkaji keadaan, kejadian dan peristiwa pada sekitar tahun 1960.<br />
Dari ungkapan yang telah dipaparkan di depan kita lihat bahwa jumlah perkumpulan kepramukaan di Indonesia waktu itu sangat banyak. Jumlah itu tidak sepandan dengan jumlah seluruh anggota perkumpulan itu.<span id="more-131"></span><br />
Peraturan yang timbul pada masa perintisan ini adalah Ketetapan MPRS Nomor II/MPRS/1960, tanggal 3 Desember 1960 tentang rencana pembangunan Nasional Semesta Berencana. Dalam ketetapan ini dapat ditemukan Pasal 330. C. yang menyatakan bahwa dasar pendidikan di bidang kepanduan adalah Pancasila. Seterusnya penertiban tentang kepanduan (Pasal 741) dan pendidikan kepanduan supaya diintensifkan dan menyetujui rencana Pemerintah untuk mendirikan Pramuka (Pasal 349 Ayat 30). Kemudian kepanduan supaya dibebaskan dari sisa-sisa Lord Baden Powellisme (Lampiran C Ayat 8).<br />
Ketetapan itu memberi kewajiban agar Pemerintah melaksanakannya. Karena itulah Pesiden/Mandataris MPRS pada 9 Maret 1961 mengumpulkan tokoh-tokoh dan pemimpin gerakan kepramukaan Indonesia, bertempat di Istana Negara. Hari Kamis malam itulah Presiden mengungkapkan bahwa kepanduan yang ada harus diperbaharui, metode dan aktivitas pendidikan harus diganti, seluruh organisasi kepanduan yang ada dilebur menjadi satu yang disebut Pramuka. Presiden juga menunjuk panitia yang terdiri atas Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Menteri P dan K Prof. Prijono, Menteri Pertanian Dr.A. Azis Saleh dan Menteri Transmigrasi, Koperasi dan Pembangunan Masyarakat Desa, Achmadi. Panitia ini tentulah perlu sesuatu pengesahan. Dan kemudian terbitlah Keputusan Presiden RI No.112 Tahun 1961 tanggal 5 April 1961, tentang Panitia Pembantu Pelaksana Pembentukan Gerakan Pramuka dengan susunan keanggotaan seperti yang disebut oleh Presiden pada tanggal 9 Maret 1961. Ada perbedaan sebutan atau tugas panitia antara pidato Presiden dengan Keputusan Presiden itu. Masih dalam bulan April itu juga, keluarlah Keputusan Presiden RI Nomor 121 Tahun 1961 tanggal 11 April 1961 tentang Panitia Pembentukan Gerakan Pramuka. Anggota Panitia ini terdiri atas Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Prof. Prijono, Dr. A. Azis Saleh, Achmadi dan Muljadi Djojo Martono (Menteri Sosial). Panitia inilah yang kemudian mengolah Anggaran Dasar Gerakan Pramuka, sebagai Lampiran Keputusan Presiden R.I Nomor 238 Tahun 1961, tanggal 20 Mei 1961 tentang Gerakan Pramuka.</p>
<p>Kelahiran Gerakan Pramuka</p>
<p>Gerakan Pramuka ditandai dengan serangkaian peristiwa yang saling berkaitan yaitu 1. Pidato Presiden/Mandataris MPRS dihadapan para tokoh dan pimpinan yang mewakili organisasi kepanduan yang terdapat di Indonesia pada tanggal 9 Maret 1961 di Istana Negara. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI TUNAS GERAKAN PRAMUKA<br />
· Diterbitkannya Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961, tanggal 20 Mei 1961, tentang Gerakan Pramuka yang menetapkan Gerakan Pramuka sebagai satu-satunya organisasi kepanduan yang ditugaskan menyelenggarakan pendidikan kepanduan bagi anak-anak dan pemuda Indonesia, serta mengesahkan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka yang dijadikan pedoman, petunjuk dan pegangan bagi para pengelola Gerakan Pramuka dalam menjalankan tugasnya. Tanggal 20 Mei adalah; Hari Kebangkitan Nasional, namun bagi Gerakan Pramuka memiliki arti khusus dan merupakan tonggak sejarah untuk pendidikan di lingkungan ke tiga. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI PERMULAAN TAHUN KERJA.<br />
· Pernyataan para wakil organisasi kepanduan di Indonesia yang dengan ikhlas meleburkan diri ke dalam organisasi Gerakan Pramuka, dilakukan di Istana Olahraga Senayan pada tanggal 30 Juli 1961. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI IKRAR GERAKAN PRAMUKA.<br />
2. Pelantikan Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari di Istana Negara, diikuti defile Pramuka untuk diperkenalkan kepada masyarakat yang didahului dengan penganugerahan Panji-Panji Gerakan Pramuka, dan kesemuanya ini terjadi pada tanggal pada tanggal 14 Agustus 1961. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI PRAMUKA.</p>
<p>Gerakan Pramuka Diperkenalkan</p>
<p>Pidato Presiden pada tanggal 9 Maret 1961 juga menggariskan agar pada peringatan\ Proklamasi Kemerdekaan RI Gerakan Pramuka telah ada dan dikenal oleh masyarakat. Oleh karena itu Keppres RI No.238 Tahun 1961 perlu ada pendukungnya yaitu pengurus dan anggotanya. Menurut Anggaran Dasar Gerakan Pramuka, pimpinan perkumpulan ini dipegang oleh Majelis Pimpinan Nasional (MAPINAS) yang di dalamnya terdapat Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan Kwartir Nasional Harian. Badan Pimpinan Pusat ini secara simbolis disusun dengan mengambil angka keramat 17-8-’45, yaitu terdiri atas Mapinas beranggotakan 45 orang di antaranya duduk dalam Kwarnas 17 orang dan dalam Kwarnasri 8 orang. Namun demikian dalam realisasinya seperti tersebut dalam Keppres RI No.447 Tahun 1961, tanggal 14 Agustus 1961 jumlah anggota Mapinas menjadi 70 orang dengan rincian dari 70 anggota itu 17 orang di antaranya sebagai anggota Kwarnas dan 8 orang di antara anggota Kwarnas ini menjadi anggota Kwarnari.<br />
Mapinas diketuai oleh Dr. Ir. Soekarno, Presiden RI dengan Wakil Ketua I, Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Wakil Ketua II Brigjen TNI Dr.A. Aziz Saleh.<br />
Sementara itu dalam Kwarnas, Sri Sultan Hamengku Buwono IX menjabat Ketua dan Brigjen TNI Dr.A. Aziz Saleh sebagai Wakil Ketua merangkap Ketua Kwarnari.<br />
Gerakan Pramuka secara resmi diperkenalkan kepada seluruh rakyat Indonesia pada tanggal 14 Agustus 1961 bukan saja di Ibukota Jakarta, tapi juga di tempat yang<br />
penting di Indonesia. Di Jakarta sekitar 10.000 anggota Gerakan Pramuka mengadakan Apel Besar yang diikuti dengan pawai pembangunan dan defile di depan<br />
Presiden dan berkeliling Jakarta. Sebelum kegiatan pawai/defile, Presiden melantik anggota Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari, di Istana negara, dan menyampaikan anugerah tanda penghargaan dan kehormatan berupa Panji Gerakan Kepanduan Nasional Indonesia (Keppres No.448 Tahun 1961) yang diterimakan kepada Ketua Kwartir Nasional, Sri Sultan Hamengku Buwono IX sesaat sebelum pawai/defile dimulai. Peristiwa perkenalan tanggal 14 Agustus 1961 ini kemudian dilakukan sebagai HARI PRAMUKA yang setiap tahun diperingati oleh seluruh jajaran dan anggota Gerakan Pramuka<br />
Diperoleh: “http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Gerakan_Pramuka_Indonesia”</p>
<p>http://goens.edublogs.org/kepramukaan/detik-kelahiran-gerakan-pramuka/</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faridl.web.id/2009/12/detik-kelahiran-pramuka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anatomi Sebuah Organisasi</title>
		<link>http://faridl.web.id/2009/12/anatomi-sebuah-organisasi/</link>
		<comments>http://faridl.web.id/2009/12/anatomi-sebuah-organisasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 22:10:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>f4121dl</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sharing]]></category>
		<category><![CDATA[Memimpin]]></category>
		<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faridl.web.id/?p=124</guid>
		<description><![CDATA[Stakeholders Expectations &#38; Local/ Global Externalities Dua faktor utama yang harus disadari menjadi penentu arah gerak sebuah perusahaan; apalagi di era turbulence dan globalisasi, kepekaan dan responsiveness terhadap kedua faktor tersebut bahkan menjadi salah satu dari business competitive advantage. Vision/ &#8230; <a href="http://faridl.web.id/2009/12/anatomi-sebuah-organisasi/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://faridl.web.id/wp-content/uploads/2011/06/organisasiok.png"><img class="alignright size-medium wp-image-129" title="organisasiok" src="http://faridl.web.id/wp-content/uploads/2011/06/organisasiok-300x204.png" alt="" width="300" height="204" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Stakeholders Expectations &amp; Local/ Global Externalities</p>
<p>Dua faktor utama yang harus disadari menjadi penentu arah gerak sebuah perusahaan; apalagi di era turbulence dan globalisasi, kepekaan dan responsiveness terhadap kedua faktor tersebut bahkan menjadi salah satu dari business competitive advantage.<br />
Vision/ Mission<br />
<span id="more-124"></span><br />
Dua jargon yang muncul hampir di setiap pembicaraan tentang analisa perusahaan, yang kenyataannya sangat sulit untuk dirasakan tangibility-nya; dan beragam pula alasan (dan jargon) yang muncul dalam menjawab isu visi/ misi vs tangibility ini. Jawaban yang sering terucap, lepas dari benar atau tidaknya, adalah: tidak adanya buy-in, kurangnya ownership, lemahnya change management, ataupun tidak ada komitmen dari top management.</p>
<p>Di lain pihak, visi/ misi dalam hal ini tidak lebih dari upaya mengakomodasi faktor sebelumnya: stakeholders expectations dan local/ global externalities, menjadi rumusan yang lebih tepat guna untuk perusahaan, sesuai dengan karakteristik, keunikan dan competitive advantage-nya dalam konteks makro dan strategis, dan juga harus cukup dapat dicerna oleh jajaran manajemen perusahaan, sehingga mereka bisa meresponnya secara tepat guna pula.<br />
Strategic Intent</p>
<p>Adalah upaya organisasi dalam menterjemahkan visi/ misi menjadi beragam intensi organisasi di masa mendatang pada tingkat strategis, ataupun dalam bentuk sasaran pada tingkat organisasi.<br />
Strategic Response</p>
<p>Adalah upaya organisasi dalam merespon intensi strategis, yaitu inisiatif strategis yang akan dijalankan oleh organisasi sebagai jawaban atau tanggapan terhadap intensi di atas, yang dalam hal ini adalah beragam obyektif pada tingkat organisasi.<br />
Organization Capability</p>
<p>Adalah semua kualitas dan kuantitas dari aset organisasi yang akan menentukan seberapa jauh organisasi tersebut mampu menjalankan beragam inisiatif yang sudah ditentukan dalam respon strategis. Kapabilitas organisasi terdiri dari tiga elemen berikut:<br />
Business Process</p>
<p>Proses merupakan pemicu dan benang merah yang secara langsung mempengaruhi dan memberi ciri dari suatu organisasi. Proses adalah pengelola yang ideal, karena mampu menggambarkan alur transformasi dari suatu input menjadi output, mengidentifikasi kondisi yang memicu peran dan kegiatan tertentu dari setiap stakeholder, serta merumuskan pedoman dan prosedur yang diperlukan.</p>
<p>Proses juga memberi peluang untuk belajar dan berbagi pengetahuan serta ketrampilan guna peningkatan bisnis; serta menjadi benang merah yang menghubungkan setiap unsur pengetahuan dan kompetensi organisasi, prasyarat teknologi, serta kebijakan bisnis – dengan faktor pendorong bisnis.<br />
Pendekatan berbasis proses terbukti sebagai alat yang paling tepat guna untuk mengkaitkan kapabilitas organisasi dengan intensi strategis dan kebutuhan stakeholder.<br />
People &amp; Organization</p>
<p>Sumber daya manusia yang kompeten serta media yang tepat guna untuk peningkatannya tidak diragukan lagi merupakan faktor yang sangat penting bagi organisasi, karena proses bisnis yang sempurna akan menjadi tidak berguna tanpa adanya pelaku proses yang kompeten.<br />
Information &amp; Technology</p>
<p>Pada saat ini, upaya penyelarasan dan integrasi di dalam dan antar organisasi menjadi sangat dimudahkan oleh adanya dukungan informasi dan teknologi yang tepat guna. Teknologi telah membuka peluang tanpa batas bagi organisasi dan individu untuk mengelola dan menyempurnakan produknya. Teknologi juga berperan sebagai alat bantu dan pemicu beragam kegiatan dalam lingkup bisnis.<br />
Organization Performance</p>
<p>Adalah hasil dari utilisasi semua kapabilitas organisasi sesuai dengan intensi strategis. Hasilnya dapat berupa bentuk yang tangible dan intangible; baik dari perspektif finansial, pelanggan, proses, maupun pembelajaran dan pertumbuhan organisasi (financial, customer, internal process and learning &amp; growth perspectives).</p>
<p>http://www.gaiasol.com/anatomisebuahorganisasi.html#top</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faridl.web.id/2009/12/anatomi-sebuah-organisasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KODE ETIK PECINTA ALAM</title>
		<link>http://faridl.web.id/2009/12/kode-etik-pecinta-alam/</link>
		<comments>http://faridl.web.id/2009/12/kode-etik-pecinta-alam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 22:06:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>f4121dl</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pecinta Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Kode Etik]]></category>
		<category><![CDATA[NAT]]></category>
		<category><![CDATA[Pala]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faridl.web.id/?p=120</guid>
		<description><![CDATA[KODE ETIK PECINTA ALAM Pecinta Alam Indonesia sadar bahwa alam beserta isinya adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa Pecinta Alam Indonesia adalah (sebagian) bagian dari masyarakat Indonesia sadar akan tanggung jawab kepada Tuhan, Bangsa, dan Tanah Air Pecinta Alam Indonesia &#8230; <a href="http://faridl.web.id/2009/12/kode-etik-pecinta-alam/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://faridl.web.id/wp-content/uploads/2011/06/mottopasmaje5.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-121" title="mottopasmaje5" src="http://faridl.web.id/wp-content/uploads/2011/06/mottopasmaje5-256x300.jpg" alt="" width="191" height="224" /></a>KODE ETIK PECINTA ALAM</p>
<p>Pecinta Alam Indonesia sadar bahwa alam beserta isinya adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa<br />
Pecinta Alam Indonesia adalah (sebagian) bagian dari masyarakat Indonesia sadar akan tanggung jawab kepada Tuhan, Bangsa, dan Tanah Air<span id="more-120"></span><br />
Pecinta Alam Indonesia sadar bahwa Pecinta Alam adalah sebagian dari makhluk yang mencintai alam sebagai anugerah Yang Maha Kuasa</p>
<p>Sesuai dengan hakekat diatas, kami dengan kesadaran menyatakan :</p>
<p>1. Mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa.<br />
2. Memelihara alam beserta isinya serta menggunakan sumber alam sesuai dengan kebutuhannya.<br />
3. Mengabdi kepada Bangsa dan Tanah air.<br />
4. Menghormati Tata Kehidupan yang berlaku pada masyarakat sekitar serta menghargai manusia dan kerabatnya.<br />
5. Berusaha mempererat tali persaudaraan antara Pecinta Alam sesuai dengan Azas Pecinta Alam.<br />
6. Berusaha saling membantu serta menghargai dalam pelaksanaan pengabdian terhadap Tuhan, Bangsa dan Tanah air.<br />
7. Selesai.</p>
<p>Disyahkan bersama dalam<br />
Gladian Nasional ke-4<br />
Ujung Pandang, 1974</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faridl.web.id/2009/12/kode-etik-pecinta-alam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>website “terpilih.com” hack 2</title>
		<link>http://faridl.web.id/2009/12/website-%e2%80%9cterpilih-com%e2%80%9d-hack-2/</link>
		<comments>http://faridl.web.id/2009/12/website-%e2%80%9cterpilih-com%e2%80%9d-hack-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Dec 2009 16:55:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>f4121dl</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Hack]]></category>
		<category><![CDATA[web site]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faridl.web.id/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[Untuk keduakalinya website www.terpilih.com kena hack pada kamis 10 Desembr 2009,selisih satu minggu dari hack yang pertama . &#160;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk keduakalinya website www.terpilih.com kena hack pada kamis 10 Desembr 2009,selisih satu minggu dari hack yang pertama .</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://faridl.web.id/wp-content/uploads/2011/06/hack2.bmp"><img class="size-full wp-image-116 alignleft" title="hack2" src="http://faridl.web.id/wp-content/uploads/2011/06/hack2.bmp" alt="" width="369" height="238" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faridl.web.id/2009/12/website-%e2%80%9cterpilih-com%e2%80%9d-hack-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>website “terpilih.com” hack 1</title>
		<link>http://faridl.web.id/2009/12/website-%e2%80%9cterpilih-com%e2%80%9d-hack-1/</link>
		<comments>http://faridl.web.id/2009/12/website-%e2%80%9cterpilih-com%e2%80%9d-hack-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Dec 2009 16:51:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>f4121dl</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Hack]]></category>
		<category><![CDATA[web site]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faridl.web.id/?p=111</guid>
		<description><![CDATA[Untuk pertamakalinya website www.terpilih.com kena hack pada kamis 3 Desembr 2009 .]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk pertamakalinya website www.terpilih.com kena hack pada kamis 3 Desembr 2009 .</p>
<p><a href="http://faridl.web.id/wp-content/uploads/2011/06/hack1-300x225.jpg"><img class="size-full wp-image-112 aligncenter" title="hack1-300x225" src="http://faridl.web.id/wp-content/uploads/2011/06/hack1-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faridl.web.id/2009/12/website-%e2%80%9cterpilih-com%e2%80%9d-hack-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alhamdulillah</title>
		<link>http://faridl.web.id/2009/12/hello-world/</link>
		<comments>http://faridl.web.id/2009/12/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Dec 2009 04:28:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>f4121dl</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faridl.web.id/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Terimakasih website www.faridl.web.id telah bs dibuka…]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terimakasih website www.faridl.web.id telah bs dibuka…</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faridl.web.id/2009/12/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

